Program Magister Manajemen Logistik ULBI Raih Endorsement Internasional dari Chartered Institute of Logistics and Transport (CILT)



Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI) berhasil meraih pengakuan dan endorsement dari Chartered Institute of Logistics and Transport (CILT), yang menetapkan bahwa Program Magister Manajemen Logistik ULBI memenuhi standar dan kualifikasi internasional CILT. Keberhasilan ini merupakan hasil dari proses assessment menyeluruh yang dilaksanakan pada Kamis, 24 Oktober 2024 dan dilakukan oleh tim CILT Indonesia dan CILT United Kingdom selama lebih dari satu tahun, mencakup evaluasi kurikulum, pengetahuan, serta kolaborasi dengan industri.

Iman Gandi, FCILT menyatakan bahwa endorsement ini menunjukkan komitmen ULBI dalam memenuhi standar global. “Suatu kehormatan bagi kami dapat membantu ULBI mencapai standar pendidikan internasional yang sesuai dengan kebutuhan industri,” ujarnya.


Prof. Ir. Togar M. Simatupang, M. Tech., Ph.D., IPU., dalam kesempatan yang sama, “Assessment ini kami lakukan secara menyeluruh, mulai dari tujuan program studi, kurikulum, kualifikasi dosen, hingga dukungan dari universitas serta kolaborasi dengan industri. Kami menemukan bahwa Program Studi Magister Manajemen Logistik ULBI sepenuhnya sesuai dengan standar CILT,” ungkap Prof. Togar.

Dengan keterlibatan CILT yang telah berdiri lebih dari 105 tahun dan beroperasi di 52 negara, ULBI kini memiliki peluang untuk memperkuat kemampuan pengajar dan mahasiswa di kancah internasional. Prof. Togar juga mengucapkan selamat kepada ULBI atas pencapaian ini, yang melalui dua tahap assessment, yaitu dokumentasi dan lapangan, dinyatakan sepenuhnya sesuai dengan standar CILT.

Endorsement dari CILT tidak hanya meningkatkan kepercayaan mahasiswa dan calon mahasiswa, tetapi juga mendorong ULBI untuk terus menjaga relevansi dan kualitas lulusannya. Sebagai universitas yang kini mendapat pengakuan internasional, ULBI siap memberikan pengalaman pendidikan logistik yang berstandar global, serta berperan aktif dalam mengembangkan SDM yang kompeten di industri logistik dan transportasi.

KLASIFIKASI PERSEDIAAN: ABC (PARETO), FMS, & VED ANALYSIS

    KLASIFIKASI PERSEDIAAN: ABC (PARETO), FMS, & VED ANALYSIS By: Prof. Dr. Ir. Agus Purnomo, M.T., FCILT (Professor of Supply Chain Management – Master of Logistics Management Department – Universitas Logistik dan Bisnis Internasional / ULBI)     I.  PENGANTAR: MENATA LOGISTIK DENGAN CERDAS DI ERA KOMPETITIF Di era persaingan industri yang semakin dinamis, pengelolaan persediaan (inventory management) bukan lagi sekadar urusan pencatatan barang di gudang, melainkan strategi penting dalam menjaga efisiensi biaya, kecepatan layanan, dan keberlanjutan rantai pasok. Banyak perusahaan logistik dan manufaktur menghadapi dilema antara kelebihan stok yang menekan modal kerja, dan kekurangan stok yang menghambat operasional. Untuk itu, pendekatan analitis seperti ABC, FMS, dan VED Classification hadir sebagai alat strategis dalam menentukan prioritas pengawasan dan pengendalian persediaan.   Melalui materi ini, mahasiswa dan praktisi diharapkan mam...

MANAJEMEN LOGISTIK: RUANG LINGKUP LOGISTIK

  MANAJEMEN LOGISTIK: RUANG LINGKUP LOGISTIK  (SCOPE OF LOGISTICS) “Mengalir Tanpa Hambatan: Memahami Ruang Lingkup dan Dinamika Sistem Logistik Modern”   By: Prof. Dr. Ir. Agus Purnomo, M.T., FCILT (Professor of Supply Chain Management – Master of Logistics Management Department – Universitas Logistik dan Bisnis Internasional / ULBI) 1.        Ruang Lingkup Umum Logistik Ruang lingkup logistik dalam dunia bisnis modern mencakup seluruh proses yang memastikan kelancaran aliran bahan, produk, dan informasi dari hulu ke hilir. Peran logistik tidak hanya terbatas pada pengangkutan barang, tetapi juga mencakup manajemen persediaan, pergudangan, penanganan material, pengemasan, serta sistem informasi yang mendukung efisiensi operasional. Sebagai penghubung antara fungsi produksi, pemasaran, dan keuangan, logistik berkontribusi besar terhadap efisiensi biaya, kecepatan pelayanan, dan keandalan distribusi. Dalam sistem logistik, perlu dibedak...

MANAJEMEN LOGISTIK: SIKLUS DAN STRATEGI PEMBELIAN (PURCHASING)

DARI PROSES KE STRATEGI: MEMAHAMI SIKLUS DAN STRATEGI PURCHASING DALAM PENGUATAN DAYA SAING LOGISTIK DAN INDUSTRI By: Prof. Dr. Ir. Agus Purnomo, M.T., FCILT. (Professor of Supply Chain Management – Master of Logistics Management Department – Universitas Logistik dan Bisnis Internasional / ULBI) A.       PENDAHULUAN:   RELEVANSI FUNGSI PEMBELIAN DALAM ERA INDUSTRI & LOGISTIK Di tengah persaingan global yang semakin ketat dan kompleksitas rantai pasok yang terus meningkat, fungsi pembelian tidak bisa lagi disamakan dengan aktivitas administratif belaka. Di sektor logistik Indonesia — yang pasar nilai-nya telah menembus US$ 67,8 miliar pada 2024 dengan pertumbuhan tahunan sekitar 6,8 % menuju US$ 131,4 miliar pada 2033 — proses pengadaan barang dan jasa kini menjadi fondasi penting untuk efisiensi biaya dan keandalan layanan. Contoh nyata terjadi pada penyedia layanan pengiriman barang antar‐pulau, di mana biaya logistik nasional masih membebani hingga ...

© ‧ Magister Manajemen Logistik - ULBI. All rights reserved.